Senin, 21 Januari 2013

Usulan Tanggulangi Banjir Jakarta Tercinta di kemudian hari


Maaf Sebelumnya kepada semua kalangan dan semua lapisan masyrakat,saat melihat di tv dan membaca majalah koran dan seluruh media masa yang saat ini sedang gempar tentang banjir Jakarta,saya mohon kepada semua kalangan agar tidak menyalahkan orang lain dan membuat kambing hitam.Kita sebaiknya sadar akan kesalahan kita dan akan apa yang kita perbuat ke pada Jakarta Tercinta.Sadar Atau Tidak sadar Kita telah membuat banjir itu sendiri.Kita membuang sampah sembarangan ,membuang limbah sembarangan.Coba kita ingat dimana saat kita membuang Puntungan Rokok Di jalan?
Itu baru perbuatan kita yang Kecil Haya 1 batang Rokok,Lalu Jika Dijalan Itu dalam 1 Minggu Ada ribuan orang yang membuanng Puntung Rokoknya?maka akan Menghambat Air dari Selokan,selokan akan tertutup oleh sampah rokok kita.Lalu Jika kita membuang plastik,atau segala macam limbah Rumah tangga kita ke selokan?akan lebih cepat menutup jalanya air.APA YANG TERJADI?yang terjadi saat hujan ialah banjir Akibat sumbatan di SELOKAN tadi.
Lihat saja Di Sungai yang tahun 80an masih indah.di tahun tahun belakangan ini hanya tampak sampah yang mungkin jika kita kumpulkan dapat membuat Gunung di tengah tengah kota jakarta.saya mohon Kepada Semua Pihak Dan Lapisan Masyarakat Agar Kita sama sama Benahi Jakarta dengan Tidak Membuang sampah sembarangan.Terimakasih dan Saya Mohon Maaf Kepada Semua Kalangan Dan Seluruh lapisan Masyarakat Bila Tulisan Ini Ada Yang Menyinggung saudara sekalia.An.Pangestu 

Jokowi dan Taufiq Kiemas Bahas Banjir jakarta


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi bertemu Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2013). Ketika tiba, Jokowi diterima Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Jokowi tak mau berkomentar banyak apa yang akan dibicarakan.

"Saya diundang beliau (Taufiq). Belum tahu apa yang dibicarakan, orang diundang. Mungkin masalah banjir," kata Jokowi.
Sebelumnya, Taufiq mengatakan, dia dan Jokowi akan membicarakan banyak hal, salah satunya banjir di sejumlah wilayah di DKI Jakarta. "Banyaklah," kata dia.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie yang tiba bersamaan dengan Taufiq berseloroh, "Ini anak buah (Jokowi) lapor ke atasan (Taufiq)."

Seperti diketahui, Jokowi dan Taufiq Kiemas adalah politisi PDI Perjuangan. Banjir yang merendam wilayah Ibu Kota sejak pekan lalu memang menjadi perhatian banyak pihak. Banjir tahun ini melanda sejumlah wilayah yang sebelumnya tak pernah dilanda bencana ini.

Jokowi Minta Evakuasi dan Beri Bantuan Korban Banjir jakarta di Penjaringan


Gubernur DKI Jakarta Jokowi menginstruksikan warga korban banjir yang berada di Kecamatan Penjaringan, untuk dievakuasi dan diberi bantuan makanan. Hal ini seperti yang disampaikan Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono saat mengikuti rapat di Balaikota DKI Jakarta, Minggu.
"Pertama masyarakat supaya dievakuasi. Kemudian, yang sakit, yang sudah tua, dan anak-anak diutamakan. Jangan sampai mereka sakit atau kekurangan," kata Bambang, menyampaikan pesan Jokowi, Minggu (20/1/2013) malam.
Ia mengatakan pihaknya sudah mengkordinasikan bantuan kepada warga kepada setiap Ketua RW dan RT diwilayah yang terendam banjir. Hal itu untuk mengetahui wilayah mana saja yang memerlukan bantuan dan perlu disuplai.
"Kita melakukan kordinasi dengan RT dan RW, di mana warga yang perlu kita suplay karena yang tahu persisnya warganya (membutuhkan bantuan) itu RT dan RW," ujar Bambang.
Ia mengungkapkan kendala saat ini adalah warga yang menjadi korban banjir masih memilih bertahan di rumah masing-masing, sehingga menjadi sulit karena bantuan mesti diantarkan satu per satu di banyak tempat.
"Kita berharap warga yang terisolir mau untuk di evakuasi. Jangan sampai mengirim bantuan makanan menjadi kesulitan, dan membuat petugas menjadi kelelahan karena harus mengirim satu-satu. Kita sudah sediakan tempat pengungsian, jadi kita himbau warga mau untuk mengungsi," kata Bambang.
Musibah banjir menenggelamkan sejumlah wilayah di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Salah satu penyebab utama yakni mati pompa besarnya yang menyedot dan membuang air di waduk Pluit ke laut utara Jakarta.
Pompa tersebut sempat mati total beberapa hari yang lalu saat jebolnya tanggul Latulahary di Jakarta Pusat yang menyebabkan limpahan air masuk di Kali Cideng sehingga menenggelamkan tujuh pompa yang biasa beropersi pada Waduk Pluit.
Akibat tenggelam dan tidak berfungsinya pompa, air meluber dan merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Penjaringan antara lain di Kelurahan Penjaringan, Kelurahan Pluit, Kelurahan Penjagalan, dan Kelurahan Kapuk Muara dengan wilayah yang paling parah di Kelurahan Pluit.
Saat ini, baru tiga pompa yang mulai dioperasikan hari ini. Warga yang menjadi korban banjir masih memerlukan bantuan makanan dan air bersih serta MCK. Bantuan makanan dan logistik untuk warga masih terus diberikan oleh berbagai pihak.

Rencana Pemindahan Ibukota,Apa Kata Jokowi?


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya menyetujui wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta yang dilontarkan oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas. Menurutnya, jika sudah mentok Jakarta banjir terus, tidak ada pilihan lain.
"Kalau memang sudah kita mentok dan kesulitan untuk mengatasi banjir Jakarta, tidak ada jalan lain. Ya, saya sangat setuju dengan Bapak Ketua MPR untuk dipindah," kata Jokowi saat bertemu dengan pimpinan MPR di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (21/1/2013).
Sebelumnya, Taufiq Kiemas mengungkapkan kepesimisannya terkait penyelesaian masalah Jakarta, termasuk banjir. Menurutnya, diperlukan langkah-langkah strategis dan fundamental untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan mempertimbangkan kembali opsi pemindahan ibu kota ke daerah lain.
Menurut Taufiq, bencana banjir menambah daftar panjang persoalan yang terjadi di Jakarta, selain kemacetan dan kejahatan. Ia menilai, beban ibu kota harus digantikan dengan daerah lain yang memenuhi syarat, baik secara geografis, geopolitik, maupun sosioekonomis.
"Salah satu daerah yang pernah ditawarkan untuk menggantikan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara oleh presiden pertama RI Bung Karno adalah di Palangkaraya, Kalimantan Tengah," ucap Taufiq.
Keputusan pemindahan ibu kota negara itu, lanjutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah bersama DPR, tetapi juga perlu dukungan rakyat Indonesia

Saat Ini Jokowi Ingin Fokus Tangani Banjir


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, saat ini fokus Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta adalah penanganan banjir yang melanda Ibu Kota. Program lainnya akan dibahas setelah permasalahan banjir selesai.

"Kami sekarang hanya mengurusi banjir. Ini belum rampung, mengurusi deep tunnel, mengurusi program strategis lain setelah banjirnya rampung saja," kata Jokowi, di Balaikota, Jakarta, Senin (21/1/2013).

Sementara itu, untuk program 100 hari kerja yang akan jatuh pada Selasa (22/1/2013) besok, Jokowi mengatakan, dalam konsepnya, tak ada program 100 hari. Setiap hari, ia mengaku selalu bekerja.

"Saya sih enggak ada 10 hari, 100 hari, 1.000 hari bekerja. Setiap hari ya bekerja, Sabtu dan Minggu saya juga kerja," kata Jokowi.

Adapun kegiatan yang hari ini ditunda oleh Jokowi adalah public hearing untuk mendengarkan pemaparan dari Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo terkait keberlanjutan megaproyek transportasi massal berbasis rel atau mass rapid transit (MRT).

Sementara itu, pada hari ini, Jokowi bersama Asisten bidang Pemerintahan Sylviana Murni bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo menyambangi Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk bertemu dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Wakil Ketua MPR. Setelah itu, Jokowi juga melakukan pertemuan dengan Ketua DPR Marzuki Alie bersama Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso. Kunjungan Jokowi tersebut adalah untuk membahas hasil keputusan rapat gubernur bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di GOR Otista Minggu (20/1/2013) kemarin dan menjabarkan program-program mendesak Pemprov DKI untuk mengantisipasi banjir.
Semangat Jokowi & KO Ahok!

Lonjakan Pengungsi Banjir Jakarta Melebihi Kalkulasi


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memaklumi adanya keterlambatan penanganan pengungsi banjir oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi itu, jumlah pengungsi akibat banjir tahun ini di luar ekspektasi dan kalkulasi Pemprov DKI.
"Ya, kalau kita lihat di lapangan semuanya juga sudah ada posko kesehatannya. Tapi, bahwa ada kekurangan itu memang iya karena lonjakan pengungsi memang di luar kalkulasi kita," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (21/1/2013).
Prediksi awal pengungsi, menurut Jokowi, adalah sekitar 19.000 pengungsi. Namun, yang terjadi saat ini sudah lebih dari 40.000 pengungsi di DKI Jakarta.
"Tapi, kalau ada keluhan, langsung saya perbaiki. Kemarin saya rapatkan memang soal itu, tempat-tempat yang masih ada keluhan, tempat yang masih ada kekurangan ya itu diperbaiki," kata Jokowi.
Seluruh bantuan kepada korban pengungsi banjir, menurutnya, sudah langsung tiba di lokasi dan langsung sampai kepada korban pengungsi banjir. Jokowi pun mengaku apabila ada laporan lokasi mana saja yang belum menerima bantuan, ia langsung sigap untuk mengirimkan bantuan.
"Kalau bantuan, sudahlah, coba dicek. Cek sendiri di Kampung Pulo yang pengungsinya gede seperti apa. Kemarin ada sedikit SMS langsung saya drop kok. Kemarin di Grogol, saya dapat SMS, 'Pak kita belum dapat bantuan,' langsung di-drop, 'Pak, di Penjaringan belum dapat,' langsung di-drop," tutur Jokowi.
Sementara itu, dalam menangani begitu banyaknya pengungsi yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta, Dinas Kesehatan DKI menambah posko kesehatan di tempat-tempat pengungsian. Hingga saat ini, jumlah posko yang didirikan untuk menolong pengungsi berjumlah 128 posko dari awalnya hanya 30 posko. Dengan rincian, 34 posko kesehatan di Jakarta Timur, 34 posko kesehatan di Jakarta Barat, 28 posko kesehatan di Jakarta Selatan, 24 posko kesehatan di Jakarta Utara, dan 8 posko di Jakarta Pusat.
"Selama ada pengungsi, posko kesehatan selalu stand by selama 24 jam. Selama banjir belum surut atau pengungsi belum semua kembali ke rumahnya, posko kesehatan tetap siap siaga," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati

Jokowi Road Show Ke MPR, DPR, dan DPD RI


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan road show ke pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI. Dia memaparkan permasalahan banjir yang melanda Jakarta.
Setelah bertemu Ketua MPR Taufiq Kiemas, Jokowi yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo dan Asisten bidang Pemerintahan Sylviana Murni bertemu dengan pimpinan DPR. Mereka diterima oleh Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Taufiq Kurniawan, Pramono Anung, dan Priyo Budi Santoso.
"Yang pertama, perlu kami sampaikan mengenai jebolnya Tanggul Latuharhary. Malam ini sudah selesai sehingga bisa digunakan lagi relnya," kata Jokowi saat memberikan pemaparan kepada pimpinan DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (21/1/2013).
Setelah itu, Jokowi juga memaparkan penyedotan banjir di basement Plaza UOB yang masih terus dilakukan. Dia memperkirakan penyedotan itu akan selesai pada Selasa (22/1/2013) besok. Selain itu, Jokowi berharap tidak ada korban jiwa lagi di Plaza UOB.
Jokowi kemudian mengeluhkan sulitnya meninjau Pluit karena pompa yang berada di daerah tersebut terendam banjir. "Kami agak kesulitan mengatasi itu, sore ini kami akan kerahkan seluruh bantuan kami dan juga Kopassus. Di Pluit itu tidak hanya orang kaya, tapi banyak masyarakat yang membutuhkan lainnya," kata Jokowi.
Selanjutnya, Jokowi juga menyampaikan beberapa hasil keputusan rapatnya bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Minggu (20/1/2013) kemarin di GOR Otista, antara lain, normalisasi Kali Ciliwung; normalisasi Kali Pesanggrahan, Kali Angke, Kali Sunter; mempercepat sodetan Otista menuju Kanal Banjir Timur (KBT); mempercepat Waduk Ciawi-Cimanggis; pembuatan pompa besar di beberapa tempat di Ibu Kota; pembuatan sumur resapan; dan pembangunan deep tunnel.
"Jadi, pompa besar di Marina, Ancol, Pluit Tengah, Pluit Barat, dan Pluit Timur untuk langsung dibuang ke laut. Sumur resapan juga diperbanyak dengan target 10.000 sumur dengan diameter empat meter, ditambahkan lagi 20.000 sumur. Terakhir, deep tunnel kalau memang kajiannya positif agar bisa segera dimulai. Kami siap sharing anggaran," ujarnya.
Jokowi pun menargetkan, selama lima tahun, ia bisa membangun sebanyak 100.000 sumur resapan yang dapat menampung air.
Setelah menyambangi DPR RI, Jokowi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya bergegas mengunjungi pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dia dan rombongan langsung diterima oleh Ketua DPD RI Irman Gusman.
Semangat Jokowi & Ko Ahok!!

Stok Makanan Warga banjir Cukup,Distribusi Tersendat?


 Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi mengatakan, stok makanan untuk korban banjir di seluruh wilayah Jakarta lebih dari cukup. Namun, Jokowi mengaku bahwa kendala selama ini ialah mendistribusikan makanan kepada korban banjir.
Hal itu dikatakan Jokowi ketika bertemu dengan pimpinan Dewan Perwakilan Daerah di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2013). Pimpinan DPD yang hadir di antaranya Irman Gusman dan Laode Ida.
Jokowi menjelaskan, jika stok makanan kurang, pihaknya pasti akan membeli. Namun, kata dia, distribusi makanan terkendala lantaran keterbatasan kendaraan untuk mengangkut makanan. Pasalnya, korban banjir tidak terpusat di pengungsian, tetapi banyak yang bertahan di rumah masing-masing, seperti di daerah Pluit dan Penjaringan.
Masalah lain, tambah Jokowi, ialah kurangnya tenda pengungsi. Padahal, berbagai pihak sudah membantu menyediakan tenda, seperti TNI dan kepolisian. "Pengungsinya terlalu besar. Sekarang saja sudah 45 ribu pengungsi," kata dia.
Hal itu dikatakan Jokowi menyikapi temuan dari hasil pemantauan DPD, yakni masalah distribusi makanan dan kurangnya tenda pengungsi. DPD meminta agar Pemprov DKI Jakarta menyisir daerah yang kurang terekspos media, seperti di daerah Rawa Buaya dan Kapuk.
Meski demikian, jajaran DPD tetap mengapresiasi kinerja Jokowi dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama dalam menangani banjir. "DPD siap mendukung Pemprov DKI," kata Irman

Jakarta Pindah Ibu Kota ?


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi menilai pemindahan ibu kota negara sebaiknya menjadi langkah terakhir mengatasi berbagai persoalan kompleks Jakarta. Saat ini, menurut Jokowi, sebaiknya diusahakan perbaikan infrastruktur di Jakarta dan kota sekitarnya.

"Itu (pemindahan ibu kota) kalau memang sudah mentok, kesulitan atasi banjir. Kalau sudah tidak ada jalan lain, saya sangat setuju," kata Jokowi seusai bertemu dengan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2013).

Jokowi diterima empat pimpinan MPR lain, yakni Taufiq Kiemas, Hajriyanto Y Thohari, Melani Leimena Suharli, dan Ahmad Farhan Hamid. Pertemuan itu digelar secara tertutup sekitar 30 menit.

Selama ini, pemindahan ibu kota terus didorong oleh pimpinan MPR. Salah satu daerah yang dinilai layak menjadi ibu kota, yakni Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Selain bertemu pimpinan MPR, Jokowi juga bertemu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Pimpinan Daerah. Ketika itu, Ketua DPR Marzuki Alie mendorong adanya pemisahan antara pusat pemerintahan dengan pusat bisnis di Jakarta.

"Pindah pusat pemerintahan. Jangan mencampuradukkan pusat pemerintahan dengan wilayah bisnis, industri. Perjalananan orang dari satu wilayah ke wilayah lain itu yang buat ruwet," kata Marzuki.

Ini Lomba Foto #SnapShotXFactorID



Ikuti Lomba Foto #SnapShotXFactorID :
1.     Saksikan X Factor Indonesia Setiap Hari Jumat pkl 21.00 WIB di RCTI
2.     Follow Twitter @Xfactor_ID dan @officialRCTI untuk mengetahui tema mingguan
3.     Kirimkan foto sesuai tema mingguan dengan memakai hash tag #SnapShotXFactorID dan mention ke @Xfactor_ID serta @officialRCTI
4.     Batas pengiriman foto pkl 23.59 WIB setiap hari Jumat
5.     Pemenang akan diumumkan via twitter @Xfactor_ID

2 pemenang akan mendapatkan merchandise RCTI dan 2 Tiket menonton X Factor Indonesia secara langsung.

Info pemenang lomba foto #SnapShotXFactorID dapat dilihat juga di www.xfactorindonesia.com atau www.rcti.tv setiap hari Rabu

Tema eps 1 adalah Foto Dirimu saat menonton X Factor Indonesia.

Pemenang Episode 1 ( 28 Desember 2013 ) :
1. @kleyaa
2. @MariaIndaa

Pemenang Episode 2 ( 4 Januari 2013 ) :
1. @edipriyono16 - Priyono_edi
2. @franscicus13 - Frans Sitanggang

Pemenang Episode 3 ( 11 Januai 2013 ) :
- Pemenang hadiah Merchandise, tiket nonton X Factor & Folbek Bebi Romeo
1. ‏@nuraida_x - Nuraida Javadd Malik
2.  @SataFadi
- Pemenang hadiah di Folbek Bebi Romeo
1.  @BryaN_ZyuZ
2.  ‏@tengku_syamsiah - T. Syamsiah
3.  ‏@taimiOng - Andri Agus ‏

Kepada pemenang diharapkan mengirimkan data diri ke email community@rcti.tv

Inilah Game Show RCTI

Dicari team terdiri dari 2 pria & 2 wanita berumur 16 - 45 tahun berdomisili di Jabotabek, tidak ada riwayat penyakit kronis. Untuk mengikuti kompetisi game show terbaru RCTI, kirim data diri dan foto ke rainbowgames@rcti.tv

Inilah Kuis Nonton Dahsyatnya Awards 2013



Mau nonton DAHSYATNYA AWARDS 2013 secara langsung di Hall D - Kemayoran (Senin, 21 Januari 2013, Pukul 20.30 WIB) ?? Yukk, ikuti kuisnya dan dapatkan tiketnya!!
Caranya :
- Follow twitter @OfficialRCTI & 'Like' Fanpage Facebook RCTI Official
- Foto diri kamu dengan gaya yang paling DAHSYAT!! dengan membawa tulisan "Follow @OfficialRCTI"
- Kirim foto kamu tadi ke twitter @OfficialRCTI / ke Fanpage Facebook RCTI Official, dengan hastag #KuisDahsyatnyaAwards

5 foto terbaik (5 pemenang) akan mendapatkan masing - masing  4 tiket Festival DAHSYATNYA AWARDS 2013.
Pemenang akan diumumkan hari Kamis, 17 Januari 2013, di website ini.
Jadi tunggu apalagi.. Yukk ikut kemeriahan DAHSYATNYA AWARDS 2013 di Hall D - Kemayoran, Jakarta!!

note :
* Untuk pemenang di luar Jakarta, pengambilan tiket bisa diwakilkan.
Contoh foto :


5 Orang pemenang yang beruntung :
- @nurul_fajar
- @ramafira
- @DawankSutha
- @sikurus12
- @givsrot
Selamat!! Masing - masing pemenang mendapatkan 4 tiket nonton DAHSYATNYA AWARDS 2013 secara live di Hall D - Kemayoran.
Tiket bisa diambil mulai Jumat, 18 Januari (Pkl 10.00 WIB - 18.00 WIB) & Senin, 21 Januari (Pkl 10.00 WIB - 14.00 WIB) di Lobby Utama RCTI bertemu dgn Kareene (Marcomm)